PT Pasir Silika Utama
Blok IUP PT Pasir Silika Utama memiliki luas wilayah sekitar ±190 hektare, dengan estimasi potensi sumber daya pasir kuarsa mencapai ±100 juta ton. Besarnya potensi tersebut menjadikan proyek ini sebagai aset pertambangan non-logam yang menjanjikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan profesional.
Pasir kuarsa merupakan mineral penting yang digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai industri, antara lain industri kaca, konstruksi, dan manufaktur. Dengan meningkatnya kebutuhan bahan baku mineral non-logam, pengembangan Blok IUP PT Pasir Silika Utama diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendukung penguatan rantai pasok industri nasional.
Sebagai bagian dari portofolio aset Minevesting Asset Management, proyek ini direncanakan untuk dikembangkan dengan pendekatan yang terukur, mengutamakan keseimbangan antara optimalisasi sumber daya, kepatuhan regulasi, dan prinsip keberlanjutan.
Saat ini, proyek PT Pasir Silika Utama berada pada tahap eksplorasi, yang direncanakan berlangsung hingga tahun 2027. Pada tahap ini, kegiatan utama difokuskan pada pengumpulan dan evaluasi data teknis untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kualitas dan kuantitas sumber daya pasir kuarsa.
Sebagai bagian dari rencana pengembangan, Blok IUP ini direncanakan akan memasuki tahap eksplorasi lanjutan, yang akan menjadi dasar dalam persiapan menuju tahap produksi. Seluruh aktivitas pengembangan akan dilaksanakan dengan mempertimbangkan aspek teknis dan ekonomi, serta menerapkan prinsip good mining practice guna memastikan pengelolaan tambang yang aman, efisien, dan bertanggung jawab.
Minevesting Asset Management sebagai pemilik aset berkomitmen untuk mengelola potensi sumber daya ini secara transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi jangka panjang, sehingga dapat membuka peluang kerja sama strategis serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional.
Informasi detail lokasi Blok IUP PT Pasir Silika Utama berada di Indonesia, dengan luas wilayah konsesi sekitar ±190 hektare.