"Aktivitas Penambangan"
Sumber gambar: Unsplash

Minevesting / January, 27th 2022

Kementerian ESDM Tolak 460 RKAB Perusahaan Tambang Mineral dan Batubara

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerima 4.003 permohonan Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB) dari perusahaan tambang mineral dan batubara hingga 13 Januari 2022 lalu. Dari jumlah pengajuan tersebut, ada sebanyak 460 RKAB yang ditolak pemerintah.

 

460 RKAB yang ditolak terdiri dari 307 RKAB untuk perusahaan mineral dan 153 RKAB untuk perusahaan tambang batubara. Selain itu terdapat pula sekitar 1.286 permohonan RKAB yang dikembalikan oleh pemerintah.

 

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin menyatakan bahwa, RKAB yang sudah diajukan dan kemudian ditolak tersebut terdapat beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti, yakni:


  1. Perusahaan tersebut belum atau tidak tercantum dalam minerba One Data Indonesia (MODI). MODI merupakan rujukan dari pemerintah untuk mengetahui apakah pertambangan tersebut sudah resmi dan memiliki izin.
  2. Perusahaan-perusahaan tersebut tidak memiliki persetujuan dan dokumen studi kelayakan. Oleh karena itu, pengembangan pertambangan baik mineral maupun batubara belum layak untuk dijalankan.
  3. Terdapat beberapa permohonan yang belum sesuai dengan format Kepmen ESDM No, 1806 Tahun 2018.


Salah satu kendala persetujuan RKAB adalah competent person untuk menilai cadangan. Menurut Dirjen Minerba, saat ini pemerintah sedang mencari solusi untuk memastikan ada pihak yang berkompeten memastikan adanya cadangan secara valid. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya praktik curang, seperti perusahaan menyampaikan volume besar namun pada kenyataannya cadangan tidak sesuai.

 

“Bahkan, dokumen permohonan RKAB itu tidak melampirkan perhitungan sumber daya dan cadangan yang telah diverifikasi oleh Competent Person yang terdaftar di KCMI,” ujar Ridwan saat Konferensi Pers, Kamis (20/2/2022).

 

Sementara itu, pemerintah telah menyetujui sebanyak 1.256 permohonan RKAB dengan rincian 416 dari perusahaan mineral dan sisanya 840 dari perusahaan batubara.



Sumber:

Author: Patrasha Permana

Editor: Mayang Sari