"Aktivitas Penambangan Batubara"
Sumber gambar: International Mine

Minevesting / January, 24th 2022

ESDM Targetkan Produksi Batubara 663 juta Ton pada 2022

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan produksi batubara 2022 mencapai 663 juta ton. Angka ini diharuskan naik dari realisasi atau capaian produksi batubara pada tahun 2021 yang tidak mencapai target atau hanya mencapai 98,24% yakni 614 juta ton dari target 625 juta ton.

 

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan pasokan untuk domestic market obligation (DMO) juta meningkat dari 133 juta ton menjadi 165,7 juta ton. Kemudian sisa dari target tersebut akan mengisi pasar ekspor yakni 497,2 juta ton. Angka DMO tahun ini juga ditargetkan naik dari realisasi produksi batubara DMO  tahun 2021 yang lebih rendah dari target yakni 133 juta ton dari 137,5 juta ton.

 

Sebelumnya, dalam agenda Economic Challenges (11/1/2022), Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (DIrjen Minerba) Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin menyampaikan bahwa dari 634 perusahaan batubara yang memiliki kewajiban memasok batubara dalam negeri, hanya 15% perusahaan yang memenuhi DMO sebanyak 100%.

 

Seperti yang diketahui, saat ini PT PLN (Persero) mengalami krisis batubara, akibat dari perusahaan tambang yang enggan menyuplai batubara ke dalam negeri sehingga Kementerian ESDM mengeluarkan surat larangan ekspor batubara. 

 

Selain itu, pemerintah juga membukukan realisasi pembangunan 21 smelter hingga akhir 2021. Angka ini ditargetkan meningkat hingga 7 smelter pada 2022.

 

Sepanjangan tahun 2021, setidaknya lima proyek telah mulai produksi atau menyelesaikan tahap akhir pembangunan. Dua perusahaan yang telah beroperasi adalah PT Cahaya Modern Metal Industri di Banten, serta PT Halmahera Persada Legend di Maluku Utara.

 

Sementara itu, tiga perusahaan lainnya masih menyelesaikan tahap konstruksi. PT Smelter Nikel Indonesia di Banten telah menyelesaikan progress 98,7%. Perusahaan ini ditargetkan beroperasi pada kuartal I tahun 2022.

 

Kemudian smelter PT Kapuas Prima Citra di Kalimantan Tengah sudah selesai konstruksi 99,87%. Rencananya perusahaan ini akan beroperasi pada akhir Januari 2022. Terakhir, smelter PT Antam, Tbk hanya tinggal melakukan lelang pembangkit listrik.

 

Dengan target penambahan tujuh smelter tahun ini, Pemerintah membidik 28 smelter selesai berdiri dan berproduksi pada 2022.


Sumber:

Author: Patrasha Permana

Editor: Mayang Sari